Saturday, October 4, 2025

Peran Akademisi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (Yayasan Literasi Kita Indoensia)

Peran Akademisi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (Yayasan Literasi Kita Indonesia)


Yayasan pendidikan memainkan peran krusial dalam memajukan pendidikan di lingkungan masyarakat dengan mengisi celah yang tidak dapat dijangkau oleh sistem pendidikan formal atau pemerintah.  Salah satu peran utama yayasan adalah memfasilitasi akses pendidikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang beruntung atau berada di daerah terpencil.

Upaya untuk mendirikan sekolah dengan biaya rendah atau bahkan gratis, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Program yang dekat dengan kebutuhan Masyarakat dalam memajukan Pendidikan keluarga dan kewirausahaan, Yayasan sebagai lembaga nirlaba yang berfokus pada pendidikan, memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek, mulai dari penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai hingga pengembangan program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Seperti Yayasan Literasi Kita Indonesia Kabupaten Rejang Lebong berdiri pada berdasarkan SK. Kementerian Hukum dan HAM No. AHU-0000026.AH.01.04. Tahun 2019 dan Akta Notaris No. 04 Tahun 2018. Yayasan Literasi Kita Indonesia sudah ada sejak Tahun 2018 beralamat di Jalan Pemancar TVRI Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lbeong Provinsi Bengkulu. Pendiri Dr. Sumarto, M.Pd.I dan Dr. Emmi Kholilah Harahap, M.Pd.I.

Yayasan mendirikan sekolah, perguruan tinggi, atau lembaga pelatihan lainnya di daerah-daerah yang kekurangan akses pendidikan. Ini sangat penting terutama di daerah terpencil atau kurang mampu, di mana pemerintah mungkin belum mampu menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai. Yayasan pendidikan sering memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi atau siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan keuangan ini memungkinkan mereka untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani oleh biaya yang tinggi. Program pendidikan formal, yayasan juga dapat menyelenggarakan program pendidikan non-formal seperti kursus keterampilan, pelatihan vokasi, atau program literacy untuk meningkatkan kemampuan masyarakat.


Yayasan berkontribusi dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan lokal dan perkembangan zaman. Mereka dapat memasukkan materi-materi yang berkaitan dengan budaya lokal, isu-isu lingkungan, atau keterampilan abad ke-21. Yayasan pendidikan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Pelatihan ini dapat mencakup metode pengajaran yang inovatif, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, atau pengembangan karakter siswa. Yayasan dapat menyediakan buku, alat peraga, atau fasilitas laboratorium yang memadai untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Mereka juga dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menyediakan akses ke sumber belajar digital.




No comments:

Post a Comment