Peran Akademisi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (Yayasan Literasi Kita Indonesia)
Yayasan pendidikan memainkan
peran krusial dalam memajukan pendidikan di lingkungan masyarakat dengan
mengisi celah yang tidak dapat dijangkau oleh sistem pendidikan formal atau
pemerintah. Salah satu peran utama
yayasan adalah memfasilitasi akses pendidikan, terutama bagi kelompok
masyarakat yang kurang beruntung atau berada di daerah terpencil.
Upaya untuk mendirikan sekolah
dengan biaya rendah atau bahkan gratis, sehingga anak-anak dari keluarga kurang
mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Program yang dekat dengan
kebutuhan Masyarakat dalam memajukan Pendidikan keluarga dan kewirausahaan, Yayasan
sebagai lembaga nirlaba yang berfokus pada pendidikan, memiliki potensi besar
untuk memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek, mulai dari
penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai hingga pengembangan
program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Seperti Yayasan Literasi Kita
Indonesia Kabupaten Rejang Lebong berdiri pada berdasarkan SK. Kementerian
Hukum dan HAM No. AHU-0000026.AH.01.04. Tahun 2019 dan Akta Notaris No. 04
Tahun 2018. Yayasan Literasi Kita Indonesia sudah ada sejak Tahun 2018 beralamat
di Jalan Pemancar TVRI Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang
Lbeong Provinsi Bengkulu. Pendiri Dr. Sumarto, M.Pd.I dan Dr. Emmi Kholilah
Harahap, M.Pd.I.
Yayasan mendirikan sekolah,
perguruan tinggi, atau lembaga pelatihan lainnya di daerah-daerah yang
kekurangan akses pendidikan. Ini sangat penting terutama di daerah terpencil
atau kurang mampu, di mana pemerintah mungkin belum mampu menyediakan fasilitas
pendidikan yang memadai. Yayasan pendidikan sering memberikan beasiswa kepada
siswa berprestasi atau siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan keuangan ini
memungkinkan mereka untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani oleh biaya
yang tinggi. Program pendidikan formal, yayasan juga dapat menyelenggarakan
program pendidikan non-formal seperti kursus keterampilan, pelatihan vokasi,
atau program literacy untuk meningkatkan kemampuan masyarakat.
Yayasan berkontribusi dalam
pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan lokal dan perkembangan
zaman. Mereka dapat memasukkan materi-materi yang berkaitan dengan budaya
lokal, isu-isu lingkungan, atau keterampilan abad ke-21. Yayasan pendidikan
mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Pelatihan ini dapat
mencakup metode pengajaran yang inovatif, penggunaan teknologi dalam
pembelajaran, atau pengembangan karakter siswa. Yayasan dapat menyediakan buku,
alat peraga, atau fasilitas laboratorium yang memadai untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran. Mereka juga dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk
menyediakan akses ke sumber belajar digital.





No comments:
Post a Comment