Wednesday, January 15, 2020

KOLABORASI RISET DAN PUBLIKASI BERSAMA UNISSA




Alhamdulillah, sampai di University Sultan Syarif Ali, yang di kenal dengan UNISSA, berada tidak jauh dari pusat Kota, posisi perguruan tinggi yang strategis dekat dengan pusat pembelanjaan dan hospital, sehingga akses nya mudah untuk di temui. Di sambut baik oleh rombongan pimpinan dari UNISSA ada Ustadz Syamali Direktur Hubungan Luar negeri dari UNISSA, Prof Hajjah Rose, Dr. Juliana dari Pusat Penyeledikan (Penelitian), Penerbitan dan khidmat (pengabdian masyarakat). Rektor UNISSA tidak bisa berhadir dalam kegiatan di karenakan ada pertemuan di Malaysia, Alhamdulillah beliau menitipkan salam kepada setiap delegasi Perguruan Tinggi di Indonesia.



Dari hasil pertemuan pertama dengan UNISSA ada beberapa agenda yang akan di laksanakan selama 8 hari ke depan; tanggal 7 - 14 Desember 2019, di antaranya; 

1. Kegiatan di UNISSA tentang pengajaran dan Penelitian, 2. Bersama salah satu Dosen UNISSA yang pakar (Profesor dan Doktor) melaksanakan kegiatan diskusi tentang kepakaran keilmuan masing masing delegasi dari Indonesia ada Hukum Keluarga Islam, Bahasa Arab, Halalan Toyiban (produk halal), Ushuluddin dan Undang undang. 3. Joint Penelitian bersama dosen UNISSA tentang beberapa tema Penelitian yang di sepakati bisa diterbitkannya di Jurnal UNISSA atau di Kampus Indonesia 4. Program Kajian Ulama Brunei Darussalam yang memiliki kesamaan dengan Ulama Nusantara menjadi kajian tindak lanjut dari pertemuan, bisa mengirim kan proposal untuk menjadi bahan pertimbangan dan masukan kolaborasi riset bersama UNISSA. 5. Kegiatan berkunjung di beberapa Sekolah Dasar, Menengah dan Lanjutan di Brunei, seperti di Indonesia ada Madrasah, menghadiri kegiatan olahraga dengan masyarakat Brunei, menghadiri prosesi tata cara pernikahan di Brunei. "Salah satu penjelasan dari Ustadz Latif UNISSA, berumur 28 Tahun, belum menikah bahwa proses pernikahan di Brunei tergolong mahal, harus menyediakan dana hingga 1.500 Dollar Brunei (sekitar Rp. 150.000.000), sehingga salah satu alasan beliau belum menikah, beliau sambil "tersenyum menyampaikan nya" lalu saya sampaikan menikah di Indonesia aja, biaya lebih murah... sambil bercanda...tanda persahabatan.

No comments:

Post a Comment